Anggota Kerajaan Inggris dan Islam: Antara Fakta, Isu, dan Dakwah yang Menginspirasi

Beberapa waktu terakhir, media sosial diramaikan dengan isu mengenai kemungkinan anggota Kerajaan Inggris, seperti Pangeran William, memeluk Islam. Isu ini mencuat seiring dengan video viral yang menampilkan sang pangeran mengunjungi komunitas Muslim dan mengucapkan salam Islam. Namun, benarkah hal itu mengindikasikan keislamannya?

Lepas dari validitas isu tersebut, ada fenomena penting yang patut dicermati: pertumbuhan Islam yang signifikan di Inggris dan meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap nilai-nilai Islam. Artikel ini akan membedah fakta, klarifikasi, perkembangan Islam di Inggris, serta merangkum peluang dakwah dari kacamata syariat.

Klarifikasi: Tidak Ada Bukti Anggota Kerajaan Masuk Islam

Video yang beredar merupakan gabungan dari beberapa kunjungan resmi Pangeran William, seperti ke Hayes Muslim Centre (2023) dan komunitas Muslim Christchurch (2020). Dalam konteks tersebut, sang pangeran hanya mengucapkan salam sebagai bentuk penghormatan. Tidak ada pernyataan resmi bahwa ia telah memeluk Islam.

“Klaim yang menyebut Pangeran William masuk Islam adalah tidak benar. Video tersebut telah disunting dan digabungkan dari berbagai sumber.”
Cek Fakta Kompas, 9 Maret 2024
https://www.kompas.com/cekfakta/read/2024/03/09/122100982

Fakta: Islam Berkembang Pesat di Inggris

Meski isu anggota kerajaan masuk Islam adalah hoaks, pertumbuhan Islam di Inggris adalah fakta yang tak terbantahkan:

  • Jumlah Muslim meningkat 44% dalam satu dekade: dari 2,7 juta (2011) menjadi 3,9 juta jiwa (2021).

    Sensus Inggris 2021
    https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-6437774

  • Islam menjadi agama terbesar kedua di Inggris setelah Kristen.

  • Di London, 15% populasi adalah Muslim. Di wilayah seperti Tower Hamlets, mayoritas penduduknya beragama Islam.

  • Lebih dari 2.000 masjid berdiri di seluruh Inggris, termasuk masjid-masjid besar seperti East London Mosque, Birmingham Central Mosque, dan rencana Islamic Centre of Britain di Birmingham.

“Jumlah masjid dan pusat Islam juga meningkat seiring dengan populasi Muslim.”
Republika, 2023
https://khazanah.republika.co.id/berita/roluh6320

Dalil: Islam Akan Menyebar ke Segala Penjuru Dunia

Pertumbuhan Islam di Inggris sejatinya merupakan realisasi dari nubuwah Rasulullah SAW:

“Akan sampai perkara (agama) ini ke seluruh tempat yang ditembus oleh malam dan siang. Allah tidak akan membiarkan satu rumah pun, baik yang dari batu bata maupun dari bulu (tenda), kecuali akan dimasuki agama ini...”
(HR. Ahmad, no. 16957)

“Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk dan agama yang benar agar dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik membencinya.”
(QS. Ash-Shaff: 9)

Ini menunjukkan bahwa Islam bukan hanya untuk bangsa Arab, tetapi untuk seluruh umat manusia.

Peluang Dakwah dari Keterbukaan Masyarakat Barat

Perhatian media terhadap Islam—baik positif maupun negatif—adalah ladang dakwah. Ketika para tokoh penting seperti anggota kerajaan menunjukkan gestur penghormatan terhadap Islam, walau hanya simbolik, hal ini bisa memicu rasa ingin tahu masyarakat terhadap Islam.

Rasulullah SAW bersabda:
“Sampaikan dariku walau satu ayat.”
(HR. Bukhari)

Umat Islam di Inggris hari ini menghadapi dua medan dakwah besar:

  1. Dakwah bil hikmah (dakwah dengan hikmah dan kelembutan), menunjukkan akhlak Islami di tengah pluralisme budaya.

  2. Dakwah bil hal, melalui kontribusi nyata dalam sosial, pendidikan, dan ekonomi, agar Islam dipandang sebagai solusi kehidupan.

Menjawab Tantangan Sekularisme: Islam sebagai Solusi Alternatif

Di tengah kejenuhan masyarakat Barat terhadap sekularisme dan materialisme, banyak yang mencari ketenangan spiritual. Islam hadir sebagai solusi yang paripurna.

“Barang siapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit…”
(QS. Thaha: 124)

Ketika banyak warga Eropa merasa hampa secara spiritual, mereka mulai tertarik dengan Islam. Beberapa di antaranya memeluk Islam setelah menyaksikan keindahan akhlak Muslim, adab Ramadan, dan semangat ukhuwah.

Kesimpulan: Fenomena, Harapan, dan Arah Dakwah

Isu anggota kerajaan masuk Islam memang belum terbukti, tetapi keterbukaan mereka terhadap Islam adalah sinyal positif. Kita tidak boleh larut dalam sensasi viral, namun harus bijak memanfaatkannya untuk mendakwahkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Daripada berharap individu terkenal masuk Islam demi sensasi, umat seharusnya berfokus pada penguatan dakwah akar rumput, mempersiapkan generasi da’i yang tangguh dan membangun opini Islam secara luas.

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.”
(QS. Ali Imran: 104)

Wallahu a’lam bish-shawab.

Comments